Inspirasi Terdepan Anda Dan Keluarga

Friday, February 3, 2017

Waktu Emas Membaca Surat Al Ikhlas Yang Dianjurkan Oleh Rosulullah Shalallhu Alaihi Wassalam

Si Kecil Cabe Rawit, itulah mungkin perumpamaan yang cocok untuk menggambarkan surat Al-Ikhlas. Jumlah ayat yang sedikit dan juga menjadi salah satu surat terpendek membuat Al-Ikhlas menjadi surat andalan yang dibaca dalam sholat wajib.

Al Ikhlas sendiri tidak berbeda dengan surat ataupun ayat lain dalam Al Quran. Diluar dari jumlah ayat dan pendeknya, Surat Al Ikhlas ternyata memberikan banyak faedah bagi siapa saja yang membaca dan mengamalkannya. Salah satunya yaitu kemudahan dan keselamatan di akhirat bagi mereka yang senantiasa membasahi bibirnya dengan membaca Surat Al-Ikhlas.

“Siapa yang membaca Qul Huwallaahu Ahad (Surat Al-Ikhlash) sampai menghatamkannya sebanyak sepuluh kali niscaya Allah bangunkan untuknya intana di surga.” (HR Ahmad).

Ternyata ada waktu-waktu ’emas’ yang dianjurkan Rosulullah SAW untuk membaca Surat Al Ikhlas agar lebih memberikan keutamaan. Dilansir dari berbagai sumber terpercaya, di waktu-waktu inilah keutamaan membaca Surat Al Ikhlas akan lebih dirasakan sesuai faedahnya.

Pagi dan Sore

Dari Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib dari bapaknya ia berkata: “Pada suatu malam di tengah hujan yang gelap gulita, kami keluar mencari Rasulullah SAW. untuk shalat bersama kami, lalu kami menemukan beliau. Beliau bersabda, “Apakah kalian telah shalat?” Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah”. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah”. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah”. Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” Rasulullah bersabda, “Katakanlah (Qul huwallahu ahad) dan mu’awwidzatain saat sore dan pagi hari sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akan menjagamu dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud dan An Nasai).

Sebelum Tidur

Dari ‘Aisyah, rodhiyallohu ‘anha beliau berkata,
“Nabi shollallohu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari).

Saat Sholat Witir Tiga Rakaat

Dari Ubay bin Ka’ab, ia berkata, “Rasulullah SAW. biasanya melaksanakan shalat witir dengan membaca Sabbihisma robbikal a’la (surat Al A’laa), Qul yaa ayyuhal kafiruun (surat Al Kafirun), dan Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash).” (HR. Abu Daud dan An-Nasai).

Saat Sholat Maghrib di Malam Jumat

Dari Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib dari bapaknya ia berkata: “Pada suatu malam di tengah hujan yang gelap gulita, kami keluar mencari Rasulullah SAW. untuk shalat bersama kami, lalu kami menemukan beliau. Beliau bersabda, “Apakah kalian telah shalat?” Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah”. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah”. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah”. Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” Rasulullah bersabda, “Katakanlah (Qul huwallahu ahad) dan mu’awwidzatain saat sore dan pagi hari sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akan menjagamu dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud dan An Nasai).

Shalat Dua Raka’at Saat Setelah Thowaf di Belakang Makan Nabi Ibrahim

Dalam sebuah riwayat dikatakan: “Lantas Rasulullah menjadikan maqom Ibrahim antara dirinya dan Ka’bah, lalu beliau melaksanakan shalat dua raka’at. Dalam dua rakaat tersebut, beliau membaca surat Al-ikhlas dan surat Al-kafirun.”

SaatShalat Sunnah Ba’diyah Maghrib

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. berkata,
“Aku tidak dapat menghitung karena sangat sering aku mendengar bacaan Rasulullah dalam membaca surat pada dua rakaat ba’diyah maghrib dan pada shalat dua raka’at qobliyah shubuh yaitu Qul yaa ayyuhal kafirun dan Qul huwallahu ahad.” (HR. Tirmidzi)

Sesudah Shalat

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir berkata,

“Rasulullah SAW. memerintahkan padaku untuk membaca mu’awwidzaat di akhir setiap shalat.” (HR. An Nasai dan Abu Daud )

Saat Qobliyah Subuh

Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah bersabda,

“Sebaik-baik surat yang dibaca ketika dua raka’at sebelum fajar adalah (Qul huwallahu ahad)dan (Qul yaa ayyuhal kaafirun).” (HR. Ibnu Khuzaimah 4/273. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Silsilah Ash Shohihah bahwa hadits ini shahih).

Saat Ruqyah

Dari ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha, dia berkata,
“Apabila Rosululloah shollallohu ‘alaihi wa sallam hendak tidur, beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) dan Mu’awidzatain (Surat An Naas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya. Aisyah berkata, “Ketika beliau sakit, beliau menyuruhku melakukan hal itu (sama seperti ketika beliau hendak tidur, -pen).”  (HR. Bukhari).  []
sumber : SATU MEDIA
Share:

0 comments:

Post a Comment

On Streaming

Acara Hari Ini :

05.00 - 06.00 : Opening-Murotal-DzikirPagi
06.00 - 07.00 : Cakrawala Pagi
07.00 - 08.30 : Embun Pagi (Ust. Oemar Mita)
08.30 - 10.00 : Shobahul Khoir
10.00 - 11.30 : Tausiyah Pendek
11.30 - 12.30 : Murotal
12.30 - 13.30 : Kajian Siang (Ust. Agus Supriadi)
13.30 - 15.00 : ReHat Siang (UA By Request)
15.00 - 16.00 : Murotal
16.00 - 17.00 : Telaga Iman
17.00 - 19.30 : Murotal
19.30 - 20.30 :Tausiyah Malam
20.30 - 21.30 : ReHat Malam (UA By Request)
21.30 - 22.00 : Muhasabah-Closing

Powered by Blogger.

Arsip Kami

Listeners

Pages