Inspirasi Terdepan Anda Dan Keluarga

Sunday, February 12, 2017

Ringkasan Hukum Membaca AL Qur'an Bagi Wanita Yang Haidh & Nifas Menurut Para Fuqaha

Berikut pendapat fuqaha' dalam hal ini :

Hanafiah : 

Tdak boleh bagi wanita haidh & nifas membaca Al qur'an dgn niat  tilawatul qur'an ( ingin mndapatkan pahala dari bacaanya ).

Akan tetapi jika tdk diniatkan untuk tilawah sperti dzikir  " alhamdulillah " ,doa " bismillah dll hal tersbut diperbolehkan.
Begitu pula bagi wanita yg mnjdi guru ngaji diperbolehkan membaca Al qur'an jika niatnya untuk mngajarkan kpd anak didiknya.

Malikiyah : 

Boleh membaca Al qur'an walaupun dgn niat tilawah asal tdak dgn menyentuhnya.Karna wanita tdak bisa mencegah datangnya haidh dan nifas. Tapi setelah haidh & nifas berhenti ia tdk boleh tilawatul qur'an sblum mandi wajib.

Adapun membaca Al qur'an dgn niat do'a ,dzikir dll hal tersebut diperbolehkan.

Syafeiyah :

 Tdak boleh membaca Al qur'an bagi wanita yg haidh & nifas apabila :

Bacaanya diniatkan untuk tilawah ( mendapat pahala dari bacaanya ).
Dilafadzkan dgn lisanya ( dgn menggerakan bibirnya & didengar oleh didirnya.

Adapun jika diniatkan selain tilawah sperti dzikir , do'a ,penjagaan ruqyah dll hal tersbut dilerbolehkan.

Hanabilah :

 Pendapat yg masyhur : tdak boleh bagi wanita haidh & nifas membaca Al Qur'an jika diniatkan tilawah ( ingin mendapat pahala dari bacaanya ) adapun jika niatnya lain sperti dzikir ,do'a dll hal tersbut diperbolehkan.

Madzhab dzahiri :

 Boleh bagi wanita haidh & nifas membaca Al qur'an secara mutlaq.

Ringkasan penerjemah dalam hal ini :

Madzhab yg 3 yaitu Hanafiah ,Syafeiyah,& Hanabilah tdak boleh bagi wanita haidh & nifas membaca Al Qur'an dgn niat tilawah ( mendapat pahala dari bacaanya ).
Malikiyah boleh selama haidh akan tetapi jika haidh berhenti maka tdak boleh membacanya sampai ia mandi wajib.

Kesepakatan ulama dalam hal ini :
Adapun jika tdak diniatkan untuk tilawah ( mendapat pahala dari bacaanya ) semua pendapat diatas memperbolehkan.Seperti membacanya dengan niat berdzikir ( alhamdulillah) ,Do'a ( bismillah) dll.
Begtu pula membaca Al Qur'an dgn niat mengajarkanya kpda anak didiknya ( jika dia seorang guru ) & bukan diniatkan untuk tilawah ( mndpat pahala dari bacaanya ) hal tersbut diperbolehkan.

Wallahu a'lam bishawab.

( Diringkas & diterjamahkan dari kitab Qaulul Mubin fie hukmi qira'tul qur'an wa massul mushaf lil haaidh wa nufasa' wal muhaditsin ,karya Dr. Muhammad Yusuf Arabidi halaman : 14 ).
kalau kita terjemahkan ke judul Indonesia kira2 sperti ini : Penjelasan tentang hukum membaca Al Qur'an & menyentuh mushaf bagi wanita haidh nifas & bagi orang yg berhadast.
Share:

0 comments:

Post a Comment

On Streaming

Acara Hari Ini :

05.00 - 06.00 : Opening-Murotal-DzikirPagi
06.00 - 07.00 : Cakrawala Pagi
07.00 - 08.30 : Embun Pagi (Ust. Oemar Mita)
08.30 - 10.00 : Shobahul Khoir
10.00 - 11.30 : Tausiyah Pendek
11.30 - 12.30 : Murotal
12.30 - 13.30 : Kajian Siang (Ust. Agus Supriadi)
13.30 - 15.00 : ReHat Siang (UA By Request)
15.00 - 16.00 : Murotal
16.00 - 17.00 : Telaga Iman
17.00 - 19.30 : Murotal
19.30 - 20.30 :Tausiyah Malam
20.30 - 21.30 : ReHat Malam (UA By Request)
21.30 - 22.00 : Muhasabah-Closing

Powered by Blogger.

Arsip Kami

Listeners

Pages